Memuat berita

smael Saibari, Pahlawan Penalti Maroko yang Mengharukan Hati Ibu

01 Juli 2026
4

Guadalajara, Meksiko – Drama adu penalti yang mendebarkan di babak 32 besar Piala Dunia 2026 berakhir dengan kisah heroik sekaligus penuh kehangatan. Gelandang Timnas Maroko, Ismael Saibari, menjadi penentu kemenangan Singa Atlas atas Belanda melalui tendangan penalti yang tepat sasaran. Skor akhir 1-1 (3-2 di adu penalti) membawa Maroko melaju ke babak 16 besar, sementara Belanda harus pulang lebih awal.

Pertandingan yang berlangsung di Estadio Akron ini berjalan ketat. Belanda sempat unggul lebih dulu melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-72. Namun, Issa Diop menyamakan kedudukan lewat sundulan pada injury time babak kedua (menit ke-91), memaksa pertandingan dilanjutkan ke extra time. Setelah 120 menit tak ada gol tambahan, adu penalti pun menjadi penentu.

Dalam shootout yang penuh ketegangan—di mana lima dari sepuluh tendangan gagal—kiper Maroko Yassine Bounou tampil gemilang dengan menyelamatkan tendangan Crysencio Summerville. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan Saibari. Dengan tenang, pemain berusia 24 tahun itu mengecoh kiper Belanda dan mencetak gol penentu. Sorak-sorai suporter Maroko langsung membahana di stadion.

Tak lama setelah peluit akhir dibunyikan, Saibari tak langsung larut dalam euforia bersama rekan setimnya. Ia berlari menuju tribun penonton dan langsung menghampiri sang ibu. Dalam rekaman video yang cepat menyebar di media sosial, terlihat sang ibu tak kuasa menahan air mata haru. Ia memeluk erat putranya dengan penuh kasih sayang, seolah melepaskan segala ketegangan dan doa yang selama ini dipanjatkan.

Momen emosional ini langsung menjadi viral dan menuai ribuan komentar positif dari warganet. Banyak yang terenyuh melihat kedekatan Saibari dengan ibunya, menganggapnya sebagai representasi nilai-nilai keluarga yang kuat di tengah gemerlap dunia sepak bola. "Ini lebih dari sekadar kemenangan di lapangan," tulis salah satu netizen. "Saibari mengingatkan kita bahwa di balik setiap pahlawan ada doa seorang ibu."

Ismael Saibari, yang bermain untuk PSV Eindhoven di Liga Belanda, semakin menunjukkan kualitasnya di panggung dunia. Penampilannya di Piala Dunia ini menjadi puncak karier muda pemain yang dikenal tangguh dan visioner di lini tengah. Kemenangan atas Belanda ini juga mengulang kesuksesan Maroko di Qatar 2022, di mana mereka juga menyingkirkan tim Eropa lewat adu penalti (Spanyol).

Dengan hasil ini, Maroko akan menghadapi Kanada di babak 16 besar. Tim asuhan Walid Regragui ini kembali membuktikan diri sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan, mengandalkan semangat tim, disiplin taktik, dan dukungan luar biasa dari para suporternya yang dikenal "panas" di tribun.

Kemenangan dramatis ini tak hanya membawa kebanggaan bagi Maroko, tetapi juga menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. Saibari bukan hanya pahlawan di lapangan, tapi juga teladan anak yang rendah hati dan mencintai keluarga.

Selamat, Singa Atlas! Maroko melaju!

Tag

Memuat tag berita...