Memuat berita

Bangga! Siswa MAN 1 Medan Raih Medali Emas di Jepang, Ubah Limbah Kulit Buah MBG Jadi Bata dan Genteng Ramah Lingkungan

11 Juli 2026
3

Medan – Prestasi gemilang kembali ditorehkan generasi muda Indonesia di kancah internasional. Tim MAN 1 Medan sukses meraih medali emas pada ajang Japan Design Idea and Invention Expo (JDIIE) 2026 yang berlangsung di Osaka, Jepang. Tujuh siswa berbakat dari sekolah tersebut berhasil mempersembahkan inovasi bernama GREEN (Green Recycled Eco-Friendly Material), yaitu bata dan genteng ramah lingkungan yang dibuat dari limbah kulit buah yang dihasilkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inovasi ini mendapat apresiasi tinggi dari para juri internasional berkat keunggulannya dalam tiga aspek utama: keberlanjutan lingkungan, bobot yang ringan, serta ketahanan material yang baik. GREEN berhasil mengalahkan ratusan karya inovasi dari berbagai negara peserta.

Menurut penjelasan tim MAN 1 Medan, limbah kulit buah yang melimpah dari program MBG selama ini hanya terbuang sia-sia. Melalui proses pengolahan kreatif yang melibatkan teknik pencampuran bahan alami, mereka berhasil mengubah limbah tersebut menjadi material bangunan yang ramah lingkungan.

Bata dan genteng GREEN diklaim memiliki kelebihan dibandingkan material konvensional, antara lain lebih ringan sehingga memudahkan proses konstruksi, ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah organik, memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca dan tekanan, serta biaya produksi yang lebih terjangkau. Prestasi ini tidak hanya membanggakan MAN 1 Medan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di madrasah aliyah mampu melahirkan inovator muda yang peduli terhadap isu lingkungan dan mendukung program prioritas nasional.

Kepala MAN 1 Medan menyambut gembira prestasi siswanya. Ia menyatakan bahwa sekolah terus mendorong siswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi berbasis permasalahan riil di masyarakat. “Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa bahwa ilmu yang dipelajari di sekolah dapat memberikan solusi nyata bagi bangsa,” ujarnya. Inovasi GREEN berpotensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Jika diproduksi secara massal, produk ini dapat menjadi salah satu solusi pengelolaan limbah MBG sekaligus mendukung program pembangunan rumah murah dan ramah lingkungan di Indonesia.

Prestasi di Osaka ini menambah deretan keberhasilan pelajar Indonesia di ajang internasional tahun 2026, sekaligus membuktikan bahwa generasi muda Tanah Air mampu bersaing di tingkat global.

Tag

Memuat tag berita...