Memuat berita

Presiden Iran Sampaikan Duka atas Gempa NTT, Siap Kirim Bantuan Medis untuk Korban

JAKARTA — Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Sabtu (15/8/2026). Pezeshkian menyampaikan dukungan tersebut melalui pesan kepada Presiden Prabowo. Dalam pesan itu, ia juga menyatakan kesiapan Iran memberikan bantuan kemanusiaan, termasuk dukungan medis, untuk membantu penanganan para korban bencana di NTT. Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan bahwa tawaran bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas Iran terhadap Indonesia yang tengah menghadapi situasi darurat akibat gempa.

Pezeshkian menyampaikan bahwa Iran siap memberikan bantuan yang dibutuhkan untuk mendukung penanganan korban terdampak gempa. Bantuan medis menjadi salah satu bentuk dukungan yang ditawarkan. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan layanan kesehatan meningkat setelah bencana, terutama bagi korban yang mengalami luka maupun membutuhkan perawatan lebih lanjut.

“Di tengah situasi sulit ini, sembari menyatakan kesiapan kami untuk memberikan bantuan kemanusiaan maupun medis, saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar melimpahkan rahmat dan ampunan bagi para korban, kesembuhan segera bagi mereka yang terluka, serta kesabaran dan ketabahan bagi para penyintas,” kata Pezeshkian.

Selain menawarkan bantuan, Pezeshkian juga menyampaikan doa bagi para korban yang meninggal dunia serta mereka yang mengalami luka akibat bencana. Ia berharap para korban yang terluka dapat segera memperoleh kesembuhan. Sementara bagi masyarakat yang selamat dari bencana, Pezeshkian berharap mereka diberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi masa sulit. Presiden Iran tersebut juga berharap stabilitas dan ketenangan dapat segera kembali di wilayah-wilayah Indonesia yang terdampak gempa.

Gempa yang mengguncang NTT sejak 15 Agustus 2026 mendapat perhatian dari sejumlah negara. Dukungan dan ucapan belasungkawa dari para pemimpin negara menjadi bentuk solidaritas internasional terhadap Indonesia. Dalam situasi pascabencana, kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan proses evakuasi, tetapi juga pelayanan kesehatan, makanan, tempat tinggal sementara, serta pemulihan berbagai fasilitas dasar. Kesiapan Iran untuk memberikan bantuan medis dan kemanusiaan pun dapat menjadi bagian dari dukungan internasional bagi upaya penanganan bencana di NTT.

Di tengah situasi sulit yang masih dihadapi masyarakat terdampak, perhatian dari negara lain menjadi pesan bahwa Indonesia tidak sendirian dalam menghadapi bencana. Solidaritas lintas negara tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya kemanusiaan sekaligus membantu mempercepat proses pemulihan masyarakat dan wilayah yang terdampak gempa.

Tag

Memuat tag berita...