Memuat berita

26 Pendaki Dievakuasi dari Gunung Bawakaraeng, 14 Orang Berhasil Diselamatkan

18 Agustus 2026
7

GOWA — Tim SAR gabungan terus melakukan operasi penyelamatan terhadap 26 pendaki yang mengalami cedera hingga hipotermia saat mengikuti rangkaian upacara bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (17/8/2026). Jumlah pendaki yang membutuhkan pertolongan tersebut bertambah dari laporan awal yang menyebut terdapat 16 pendaki mengalami gangguan kesehatan selama berada di kawasan gunung.

Komandan Rescuer Basarnas Makassar, Darul, mengatakan proses evakuasi masih berlangsung di sejumlah titik yang memiliki medan cukup menantang. Tim SAR gabungan harus bergerak ke beberapa lokasi untuk mengevakuasi pendaki yang membutuhkan pertolongan.

“Tim kami telah berhasil mengevakuasi sebanyak 14 orang dan telah mendapatkan penanganan medis, sedangkan 12 orang lainnya sementara dalam proses perjalanan evakuasi ke posko Aju Bulu Balea,” ujar Darul.

Tim SAR gabungan saat ini menyebar di beberapa titik Gunung Bawakaraeng. Lokasi pencarian dan evakuasi meliputi Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, Pos 10 di kawasan puncak Gunung Bawakaraeng, serta jalur Tassoso. Penyebaran tim dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi mengingat para pendaki yang membutuhkan pertolongan berada di lokasi berbeda. Kondisi medan pegunungan menjadi salah satu tantangan dalam proses penyelamatan. Tim harus memastikan proses evakuasi berlangsung aman, baik bagi korban maupun personel yang melakukan pertolongan. Sejumlah pendaki mengalami gangguan fisik setelah berada di kawasan Gunung Bawakaraeng dalam rangka mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.

Dari para pendaki yang telah berhasil dievakuasi, sejumlah korban mengalami hipotermia. Kondisi tersebut terjadi ketika suhu tubuh menurun akibat paparan suhu dingin dalam waktu tertentu. Selain hipotermia, tim medis juga menangani pendaki yang mengalami cedera kaki dan kram. Kondisi tersebut dapat menyulitkan korban untuk berjalan, sehingga membutuhkan bantuan personel SAR untuk keluar dari kawasan gunung. Setelah berhasil dievakuasi, para korban mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tinggi Moncong untuk memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Hingga proses evakuasi berlangsung, Tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi 12 pendaki lainnya yang berada di sejumlah titik. Mereka diarahkan menuju Posko Aju Bulu Balea sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai kondisi masing-masing. Operasi tersebut melibatkan personel SAR gabungan yang bekerja secara bertahap dan terkoordinasi. Tim di lapangan juga terus memantau kondisi para pendaki serta menentukan prioritas evakuasi berdasarkan tingkat kondisi kesehatan dan akses menuju lokasi.

Gunung Bawakaraeng merupakan salah satu tujuan pendakian yang ramai dikunjungi, terutama pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan. Setiap tahun, sejumlah pendaki datang untuk mengikuti berbagai kegiatan, termasuk upacara pengibaran bendera Merah Putih. Namun, kondisi cuaca dan suhu di kawasan pegunungan dapat berubah dengan cepat. Karena itu, kesiapan fisik, perlengkapan pendakian, serta kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan menjadi faktor penting bagi keselamatan pendaki. Tim SAR gabungan kini masih fokus memastikan seluruh pendaki yang membutuhkan pertolongan dapat dievakuasi dengan selamat dan memperoleh pemeriksaan medis.

Tag

Memuat tag berita...