Memuat berita

Wajah Baru Jalur Pedestrian Rasuna Said: Lebih Lebar, Ramah Disabilitas, dan Bebas Tiang Monorel

22 Mei 2026
98

JAKARTA — Dinas Bina Marga DKI Jakarta terus mempercepat proyek penataan ulang infrastruktur kota menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta yang ke-499 pada bulan Juni mendatang. Salah satu titik yang kini memperlihatkan perubahan drastis adalah jalur pedestrian atau trotoar di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Jumat (22/5), kawasan pejalan kaki dari arah Kuningan menuju Mampang Prapatan tersebut kini mulai tertata rapi dengan ukuran penampang yang jauh lebih lebar dibandingkan kondisi sebelumnya.

Revitalisasi yang difokuskan pada pembenahan aksesibilitas ini didominasi oleh ubin berwarna abu-abu yang memberikan kesan modern dan bersih. Trotoar baru ini diperkirakan memiliki ruang gerak yang sangat luas, bahkan mampu menampung hingga enam pejalan kaki yang berjalan secara berdampingan sekaligus. Desain ramah disabilitas juga terlihat menonjol dengan terpasangnya guiding block atau ubin pengarah berwarna kuning cerah di sepanjang jalur dari Halte Transjakarta Kuningan Madya hingga depan Gedung Ombudsman RI, guna memudahkan akses bagi para penyandang tunanetra.

Selain memperlebar ruang bagi pejalan kaki, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga memasang instalasi pengaman tambahan berupa bollard atau tiang-tiang pembatas di sepanjang tepi trotoar. Langkah preventif ini diambil guna memastikan keamanan para pedestrian dari potensi penerobos jalan oleh kendaraan bermotor, khususnya roda dua yang kerap memanfaatkan trotoar saat terjadi kemacetan parah di jam pulang kerja. Di sela-sela pengerjaan fisik, petugas dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota juga tampak mulai menanam pohon Tabebuya di beberapa titik batas guna memberikan keteduhan alami di masa mendatang.

Meskipun progres fisik secara keseluruhan sudah menunjukkan perubahan signifikan, di beberapa titik mikro masih ditemukan pengerjaan minor yang belum rampung sempurna. Beberapa penutup drainase kota terpantau masih dalam proses penyelesaian akhir dan belum tertutup rapat secara menyeluruh. Selain itu, tumpukan karung berisi material tanah dan pupuk sisa penanaman pohon pelindung juga masih terlihat berjejer di pinggir jalan menunggu proses pengangkutan oleh petugas kebersihan setempat.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya sempat menegaskan bahwa pembenahan fasilitas publik di area strategis Rasuna Said ini ditargetkan rampung total pada 1 Juni mendatang. Target waktu tersebut sengaja dikejar agar beriringan dengan rencana optimalisasi kawasan penataan udara bersih sekaligus persiapan jalur tersebut sebagai area baru Car Free Day (CFD) yang dijadwalkan efektif berjalan pada awal bulan depan. Revitalisasi masif ini sendiri akhirnya dapat terealisasi setelah Pemprov DKI sukses membersihkan puluhan tiang beton bekas proyek monorel mangkrak yang selama ini mempersempit ruang jalan dan merusak estetika kawasan Kuningan selama bertahun-tahun.

Tag

Memuat tag berita...