Memuat berita

Terjang Jalan Rusak dan Jembatan Putus, Gibran Blusukan Naik Motor di Tengah Hujan Deras di Mamuju

03 November 2026
3

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Senin (2/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran harus menghadapi kondisi akses jalan yang rusak dan guyuran hujan deras. Ia bahkan menggunakan sepeda motor untuk menjangkau lokasi yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

Tidak hanya itu, Gibran juga harus berjalan kaki untuk menembus wilayah yang aksesnya terputus akibat jembatan rusak di Desa Bebanga. Kondisi tersebut tidak menyurutkan langkahnya untuk menemui masyarakat sekaligus melihat secara langsung keadaan infrastruktur dan fasilitas umum di kawasan tersebut.

Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari kegiatan blusukan untuk memastikan pelaksanaan program bantuan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah program bedah rumah atau perbaikan hunian bagi warga yang membutuhkan.

Dalam kunjungan itu, Gibran melihat langsung kondisi rumah warga yang menjadi sasaran program bantuan. Ia ingin memastikan proses pembenahan hunian tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan kelayakan lingkungan tempat tinggal.

Gibran secara khusus menginstruksikan agar program bedah rumah turut memperhatikan standar sanitasi. Menurut arahan yang disampaikannya, aspek sanitasi perlu menjadi bagian penting dalam perbaikan rumah karena berkaitan dengan kesehatan keluarga dan upaya menekan angka stunting.

Ketersediaan fasilitas sanitasi yang layak, seperti akses air bersih dan sarana pembuangan limbah rumah tangga, menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menciptakan lingkungan tempat tinggal sehat. Perbaikan rumah diharapkan tidak hanya membuat bangunan lebih layak dihuni, tetapi juga mendukung kualitas kesehatan masyarakat.

Selain meninjau program bedah rumah, Gibran juga mendatangi fasilitas pendidikan, termasuk SD Negeri di kawasan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi sarana dan prasarana sekolah serta memastikan lingkungan belajar mendapatkan perhatian pemerintah.

Kunjungan ke Mamuju tersebut memperlihatkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat di wilayah dengan akses infrastruktur terbatas. Jalan rusak dan jembatan yang terputus menjadi hambatan mobilitas warga, termasuk dalam mengakses layanan pendidikan maupun berbagai fasilitas publik.

Melalui peninjauan langsung, pemerintah diharapkan dapat memperoleh gambaran lebih jelas mengenai kebutuhan masyarakat di lapangan. Perbaikan hunian, pemenuhan standar sanitasi, pembenahan infrastruktur, serta peningkatan fasilitas pendidikan menjadi sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian agar bantuan pemerintah dapat memberikan dampak nyata bagi warga.

Tag

Memuat tag berita...