Memuat berita

Presiden Prabowo Lantik Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan

01 Oktober 2026
7

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk periode 2026–2029. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10/2026). Acara tersebut digelar bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat lainnya. Prosesi berlangsung khidmat di hadapan pejabat tinggi negara. Luky Alfirman kini bergabung dalam jajaran pimpinan Kementerian Keuangan. Ia akan membantu Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam menjalankan tugas-tugas strategis. Penunjukan ini menambah kekuatan di level wakil menteri. Publik menanti kontribusi yang akan diberikan ke depan. Sebelum dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, Luky Alfirman sempat menduduki posisi Direktur Jenderal Anggaran. Ia dilantik pada 23 Mei 2025 oleh mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Masa jabatannya di Ditjen Anggaran berlangsung hingga April 2026. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam posisi barunya.

Pada April 2026, Luky dicopot dari jabatan Dirjen Anggaran oleh mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pergantian tersebut sempat menjadi perhatian di lingkungan Kementerian Keuangan. Kini, Presiden Prabowo memberikan amanah baru kepadanya. Kembali ke Kemenkeu dalam kapasitas yang lebih tinggi menjadi catatan tersendiri. Dengan dilantiknya Luky Alfirman, Kementerian Keuangan kini memiliki tiga Wakil Menteri Keuangan. Ia akan bekerja bersama Juda Agung yang lebih dulu dilantik beberapa bulan sebelumnya. Ketiga wakil menteri diharapkan dapat saling bersinergi mendukung Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Pembagian tugas akan diatur lebih lanjut. Pelantikan di Istana Negara menjadi momen penting bagi Luky Alfirman. Ia mengucapkan sumpah jabatan sebagai Wakil Menteri Keuangan di hadapan Presiden Prabowo. Suasana acara berlangsung formal dan tertib. Dokumentasi resmi segera menyebar setelah prosesi selesai.

Pengalaman Luky sebagai Dirjen Anggaran memberinya pemahaman mendalam mengenai pengelolaan anggaran negara. Pengetahuan tersebut dinilai relevan dengan tugas sebagai wakil menteri. Ia diharapkan mampu memberikan masukan teknis yang kuat. Dukungan terhadap kebijakan fiskal menjadi salah satu fokus utama. Presiden Prabowo Subianto terlihat memimpin langsung prosesi pelantikan. Kehadiran sejumlah pejabat tinggi menambah khidmatnya acara. Serah terima tugas berlangsung sesuai protokol yang berlaku. Luky resmi memulai babak baru di Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan di bawah Menteri Suahasil Nazara kini diperkuat dengan tiga wakil menteri. Konfigurasi tersebut memberikan ruang lebih luas untuk pembagian fokus kerja. Luky Alfirman dan Juda Agung diharapkan dapat saling melengkapi. Efektivitas koordinasi menjadi kunci keberhasilan.

Kembalinya Luky Alfirman ke lingkungan Kemenkeu setelah sempat dilepas dari posisi Dirjen Anggaran menarik perhatian. Penunjukan sebagai wakil menteri menunjukkan kepercayaan yang diberikan Presiden. Pengalaman sebelumnya tetap menjadi modal berharga. Publik mengamati langkah yang akan diambilnya. Sebagai Wakil Menteri Keuangan, Luky akan terlibat dalam berbagai isu strategis, termasuk pengelolaan anggaran dan kebijakan fiskal. Masa periode 2026–2029 memberikan waktu yang cukup untuk berkontribusi. Ia diharapkan dapat segera beradaptasi dengan peran baru. Sinergi dengan menteri dan wakil menteri lain sangat penting. Pelantikan yang berlangsung bersamaan dengan pejabat lain menunjukkan penataan kabinet yang terus berjalan. Presiden Prabowo melakukan sejumlah penyesuaian di berbagai kementerian. Luky Alfirman menjadi salah satu nama yang dipercaya. Amanah baru tersebut membawa tanggung jawab yang tidak ringan.

Dengan tiga wakil menteri di Kemenkeu, beban koordinasi di level pimpinan diharapkan semakin terdistribusi. Suahasil Nazara sebagai menteri memiliki dukungan yang lebih kuat. Luky Alfirman membawa pengalaman teknis dari Ditjen Anggaran. Kombinasi tersebut dinilai dapat memperkuat kinerja kementerian. Luky Alfirman kini memulai tugas sebagai Wakil Menteri Keuangan dengan bekal pengalaman yang sudah dimiliki. Perjalanan dari Dirjen Anggaran hingga kembali sebagai wakil menteri menjadi catatan menarik. Kepercayaan Presiden Prabowo menjadi modal utama. Kinerja ke depan akan menjadi tolok ukur.

Tag

Memuat tag berita...