Memuat berita

Presiden Prabowo Bentuk Tim Khusus Hitung Anggaran Pendidikan Gratis

25 September 2026
5

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto membentuk tim khusus untuk menghitung anggaran pendidikan gratis. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mewujudkan komitmen pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan yang lebih merata. Tim tersebut ditugaskan menyiapkan berbagai kemungkinan skema pembiayaan agar program pendidikan gratis dapat berjalan secara berkelanjutan. Cakupan program mencakup jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi negeri. Tim khusus ini akan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno. Kepemimpinan Pratikno diharapkan mampu mengoordinasikan seluruh aspek perhitungan dan perencanaan secara lintas kementerian. Pengalaman dan posisinya sebagai menko menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan yang kompleks. Tim akan bekerja secara intensif untuk menghasilkan rekomendasi yang matang.

Anggota tim terdiri dari tiga menteri terkait. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjadi salah satu anggota inti. Kehadirannya penting karena program pendidikan gratis juga akan mencakup perguruan tinggi negeri. Brian Yuliarto akan fokus pada aspek pembiayaan di tingkat pendidikan tinggi serta dampaknya terhadap anggaran negara. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti juga tergabung dalam tim khusus tersebut. Ia akan menangani perhitungan kebutuhan anggaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pengalamannya di bidang pendidikan menjadi bekal untuk merumuskan skema yang realistis dan tepat sasaran. Kolaborasi dengan kementerian lain diharapkan menghasilkan pendekatan yang utuh.

Menteri Agama Nasaruddin Umar turut dilibatkan sebagai anggota tim. Keterlibatannya penting mengingat keberadaan lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. Perhitungan anggaran pendidikan gratis perlu mempertimbangkan kebutuhan madrasah dan perguruan tinggi keagamaan. Sinergi antar kementerian menjadi kunci keberhasilan penyusunan skema pembiayaan. Tugas utama tim adalah menyiapkan berbagai kemungkinan skema pembiayaan untuk menyelenggarakan pendidikan gratis. Opsi-opsi yang disusun harus mempertimbangkan kemampuan fiskal negara serta kebutuhan riil di lapangan. Pemerintah ingin memastikan program ini tidak hanya populis, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang. Perhitungan matang menjadi fondasi utama sebelum kebijakan diimplementasikan.

Pembentukan tim khusus menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam menindaklanjuti janji pendidikan gratis. Dengan melibatkan empat pejabat setingkat menteri, pemerintah ingin memastikan seluruh dimensi pendidikan terwakili. Tim akan bekerja secara terkoordinasi di bawah kepemimpinan Pratikno. Hasil kerja mereka nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Presiden. Program pendidikan gratis yang mencakup perguruan tinggi negeri menjadi salah satu aspek yang paling menantang. Biaya operasional perguruan tinggi relatif tinggi sehingga membutuhkan skema pembiayaan yang cermat. Brian Yuliarto bersama anggota tim lainnya akan mengkaji berbagai alternatif sumber pendanaan. Pemerintah berupaya mencari formula yang tidak membebani anggaran secara berlebihan.

Di jenjang pendidikan dasar dan menengah, perhitungan anggaran juga menjadi perhatian utama. Abdul Mu'ti akan memastikan data kebutuhan di sekolah-sekolah negeri tercatat secara akurat. Sementara Nasaruddin Umar akan membawa perspektif lembaga pendidikan keagamaan. Kolaborasi ini diharapkan menghasilkan gambaran yang komprehensif mengenai total kebutuhan anggaran. Dengan dibentuknya tim khusus di bawah koordinasi Pratikno, pemerintah memasuki fase perencanaan yang lebih serius terkait pendidikan gratis. Skema pembiayaan yang disusun akan mencakup berbagai kemungkinan agar program dapat dijalankan secara bertahap dan terukur. Publik menantikan hasil kerja tim ini sebagai langkah konkret menuju akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh anak bangsa.

Tag

Memuat tag berita...