Memuat berita

Pramono Anung Batasi Konser di JIS demi Jaga Fungsi Kandang Persija

03 November 2026
3

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membatasi penyelenggaraan konser di Jakarta International Stadium. Stadion yang terletak di Jakarta Utara tersebut menjadi objek kebijakan baru. Pembatasan dilakukan untuk menjaga fungsi utama JIS. Prioritas diberikan kepada kegiatan sepak bola. JIS ditetapkan sebagai kandang Persija Jakarta. Pramono menegaskan pentingnya menjaga identitas tersebut. Tidak semua konser dapat digelar di stadion ini. Seleksi ketat akan diterapkan ke depan.

“Termasuk konser-konser yang sekarang ini banyak yang ingin menggunakan JIS, tentunya kami akan melakukan pembatasan, enggak semua konser bisa dilakukan, karena apa pun, saya tetap meminta kepada JakPro bahwa JIS adalah kandangnya Persija,” kata Pramono. Keterangan disampaikan kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (2/11/2026).

Pramono menegaskan JIS tetap diprioritaskan sebagai kandang utama klub Persija Jakarta. Menurutnya, penyelenggaraan konser di stadion tersebut harus tetap mempertimbangkan kebutuhan pertandingan sepak bola. Fungsi olahraga tidak boleh dikalahkan oleh kegiatan hiburan. Keseimbangan pemanfaatan menjadi kunci.

“Iya, kalau di-spill ketahuan. Tapi intinya bahwa begini, JIS tetap sebagai kandang utamanya Persija, supaya ini juga tidak diartikan macam-macam, JIS tetap menjadi kandang utamanya Persija,” tambahnya.

Pramono juga menyinggung kondisi rumput JIS setelah digunakan untuk konser. Ia menyebut rumput stadion tersebut membutuhkan waktu pemulihan. Sebelum kembali digunakan untuk pertandingan, perawatan intensif diperlukan. Kualitas lapangan menjadi perhatian khusus. Pramono memastikan rumput JIS kini telah memiliki jaminan. Lapangan dapat kembali digunakan untuk pertandingan sepak bola maksimal dua minggu setelah konser. Standar pemulihan tersebut menjadi acuan baru. Pengelola stadion diharapkan memenuhi komitmen tersebut.

Ia menjelaskan kritik terkait kondisi rumput JIS sebelumnya sempat disampaikan Ricky Yacobi dan Shin Tae-yong. Kedua sosok tersebut memberikan catatan terhadap kualitas lapangan. Kritik muncul ketika konser baru berlangsung satu minggu sebelumnya. Waktu pemulihan yang singkat menjadi persoalan saat itu. Pembatasan konser di JIS menjadi langkah konkret Pemprov DKI Jakarta. Pramono ingin menjaga agar stadion tidak kehilangan fungsi utamanya. Persija Jakarta sebagai penghuni tetap mendapatkan prioritas. Jadwal pertandingan tidak boleh terganggu oleh kegiatan lain.

Jakarta International Stadium memiliki kapasitas besar dan fasilitas modern. Banyak pihak tertarik menggelar konser di venue tersebut. Namun, Gubernur DKI memilih untuk tidak membuka keran seluas-luasnya. Seleksi ketat diterapkan demi menjaga kualitas lapangan. Permintaan kepada JakPro disampaikan secara langsung oleh Pramono. Badan usaha milik daerah tersebut menjadi pengelola JIS. Instruksi agar JIS tetap menjadi kandang Persija harus dijalankan. Koordinasi antara Pemprov dan JakPro terus dilakukan.

Kebutuhan pertandingan sepak bola menjadi pertimbangan utama dalam setiap izin konser. Jika jadwal Persija berdekatan, konser dapat ditolak. Prioritas mutlak diberikan kepada klub. Fungsi olahraga diutamakan. Kondisi rumput setelah konser menjadi isu yang berulang. Pramono mengakui adanya masa pemulihan yang diperlukan. Dengan jaminan maksimal dua minggu, diharapkan kritik seperti sebelumnya tidak terulang. Standar baru diterapkan untuk menjaga kualitas lapangan.

Ricky Yacobi dan Shin Tae-yong sempat memberikan kritik terhadap rumput JIS. Catatan tersebut muncul saat jarak antara konser dan pertandingan terlalu dekat. Satu minggu dinilai tidak cukup untuk pemulihan sempurna. Pembelajaran dari pengalaman tersebut diambil. Pramono ingin menghindari persepsi bahwa JIS lebih sering digunakan untuk konser daripada pertandingan. Penegasan berulang bahwa stadion adalah kandang Persija bertujuan menutup celah multitafsir. Identitas sepak bola dijaga. Kegiatan hiburan tetap dimungkinkan dalam batas wajar.

Pembatasan tidak berarti pelarangan total konser di JIS. Pramono menyatakan tidak semua konser bisa dilakukan. Artinya, masih ada ruang bagi acara yang memenuhi syarat. Seleksi berdasarkan dampak terhadap lapangan dan jadwal pertandingan. Jaminan pemulihan rumput dalam dua minggu menjadi komitmen baru. Pengelola stadion diharapkan mampu memenuhi standar tersebut. Jika pemulihan lebih cepat, semakin baik bagi operasional. Kualitas lapangan tetap menjadi tolok ukur. 

Shin Tae-yong sebagai sosok yang pernah memberikan kritik memberikan gambaran pentingnya kondisi rumput. Ricky Yacobi juga menyampaikan catatan serupa. Masukan dari praktisi sepak bola menjadi bahan pertimbangan kebijakan. Pramono merespons dengan pendekatan yang lebih ketat. Kebijakan pembatasan konser di JIS sejalan dengan visi menjaga infrastruktur olahraga. Stadion modern tidak boleh kehilangan fungsi utamanya. Persija Jakarta sebagai klub ibu kota mendapatkan kepastian kandang. Jadwal kompetisi menjadi acuan utama.

Tag

Memuat tag berita...