Memuat berita

Prabowo Panggil Puluhan Akademisi ke Istana Bahas Penanganan Karhutla dan Lahan Gambut

24 September 2026
5

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memanggil puluhan akademisi ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/9/2026). Para akademisi tersebut diundang untuk mengikuti rapat yang membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pengelolaan lahan gambut. Sejumlah ahli dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian terlihat hadir di Istana. Mereka berasal dari sejumlah kampus di dalam dan luar negeri dengan latar belakang keahlian yang berkaitan dengan lingkungan, kehutanan, lahan gambut, hingga pengelolaan sumber daya alam.

Beberapa akademisi yang hadir di antaranya Bagus Muljadi dari Nottingham University, Azwar Maas dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Zakaria Amsari dari Universitas Tanjungpura, serta Haris Gunawan dari Universitas Riau (UNRI). Kemudian terdapat Darmae Nasir dan Henrik Segah dari Universitas Palangka Raya, Yulianto N. Nugroho dari Universitas Indonesia (UI), Asmari Saad dari Universitas Jambi, serta Puji Lestari dan Indratmo Soekarno dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Sejumlah akademisi lainnya yang turut hadir yakni Made Hesti Lestari dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ahmad Kurnain dari Universitas Lambung Mangkurat, Bambang Kun Cahyono dari UGM, Sigit Sutikno dari UNRI, Ati Dwi Nurhayati dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Muhammad Agung Santoso dari UI, dan Elham Sumarga dari ITB.

Pertemuan tersebut digelar di tengah perhatian pemerintah terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Pengelolaan lahan gambut menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan karhutla karena kawasan tersebut memiliki karakteristik khusus dan membutuhkan tata kelola serta upaya pencegahan yang terukur. Pelibatan akademisi dalam rapat di Istana menunjukkan adanya upaya untuk mendapatkan masukan berbasis keilmuan dalam merumuskan langkah penanganan karhutla dan pengelolaan gambut. Masukan dari para ahli diharapkan dapat menjadi bahan pemerintah dalam menentukan kebijakan dan strategi pengelolaan lingkungan secara lebih komprehensif.

Hingga rapat berlangsung, belum disampaikan secara rinci hasil pembahasan maupun kebijakan baru yang akan diambil pemerintah setelah pertemuan tersebut. Pemerintah diharapkan menyampaikan perkembangan lebih lanjut terkait langkah penanganan karhutla dan pengelolaan lahan gambut setelah rapat bersama para akademisi.

Tag

Memuat tag berita...