Memuat berita

Listyo Sigit Tegaskan Peran Strategis KSP: Kantor Kecil, Tapi Bisa Panggil Menteri

07 Oktober 2026
3

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo menegaskan posisi strategis Kantor Staf Presiden (KSP) dalam memastikan berbagai program prioritas pemerintah berjalan sesuai dengan arahan Presiden. Menurutnya, peran KSP tidak dapat diukur hanya dari ukuran kantor maupun struktur kelembagaannya, melainkan dari kewenangan dan tugas strategis yang diemban dalam membantu Presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Listyo saat serah terima jabatan Kepala KSP dengan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman di Kantor KSP, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Listyo menggambarkan KSP sebagai salah satu instrumen penting Presiden untuk memastikan kebijakan dan program pemerintah tidak berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar terlaksana di lapangan. Karena itu, KSP memiliki posisi yang memungkinkan untuk melakukan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga negara.

Listyo menilai ukuran fisik kantor KSP yang relatif kecil tidak sebanding dengan luasnya tanggung jawab yang harus dijalankan. Ia bahkan mencontohkan bahwa KSP memiliki kapasitas untuk memanggil para menteri ketika diperlukan koordinasi mengenai pelaksanaan program maupun kebijakan pemerintah.

"Jangan dilihat dari kecilnya kantor, tapi lihat apa yang bisa dilakukan. Kantor kecil bisa memanggil menteri," ujar Listyo dalam kesempatan tersebut.

Menurut Listyo, kemampuan tersebut menunjukkan bahwa KSP memiliki fungsi strategis dalam mendukung Presiden mengawal jalannya pemerintahan. Koordinasi lintas kementerian menjadi penting terutama ketika suatu program melibatkan lebih dari satu lembaga dan membutuhkan penyelarasan kebijakan agar pelaksanaannya tidak berjalan sendiri-sendiri.

KSP sendiri memiliki fungsi membantu Presiden dalam melakukan pengendalian, pemantauan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program-program prioritas. Selain itu, lembaga tersebut juga menangani berbagai isu strategis yang membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Dalam konteks tersebut, Listyo menegaskan KSP akan terus menjalankan fungsi pengawalan terhadap agenda-agenda pemerintahan. Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap program prioritas dapat berjalan sesuai dengan target serta kebijakan yang telah ditetapkan Presiden.

Pergantian kepemimpinan KSP dari Dudung Abdurachman kepada Listyo Sigit juga menjadi momentum untuk memperkuat fungsi tersebut. Listyo menekankan pentingnya memastikan seluruh jajaran memahami arah kebijakan pemerintah dan mampu menerjemahkannya ke dalam pelaksanaan program yang konkret.

Dengan cakupan tugas yang bersinggungan dengan berbagai sektor pemerintahan, KSP dituntut mampu menjadi penghubung sekaligus pengawal koordinasi antara Presiden dengan kementerian dan lembaga. Peran tersebut menjadi semakin penting ketika pemerintah menjalankan sejumlah program prioritas yang membutuhkan kerja bersama lintas sektor.

Listyo pun menegaskan bahwa KSP akan mengawal pelaksanaan berbagai agenda tersebut secara aktif. Dengan demikian, keberadaan KSP bukan sekadar bagian dari struktur administratif pemerintahan, tetapi menjadi salah satu perangkat strategis Presiden dalam memastikan kebijakan yang telah diputuskan dapat dilaksanakan secara efektif dan tepat sasaran.

Ia menekankan, ukuran keberhasilan KSP pada akhirnya bukan terletak pada besar atau kecilnya kantor, melainkan pada sejauh mana lembaga tersebut mampu menjalankan mandat Presiden dan memastikan program prioritas pemerintah bergerak sesuai arah yang telah ditetapkan.

Tag

Memuat tag berita...