Memuat berita

Listyo Sigit Prabowo Dilantik jadi Kepala Staf Kepresidenan, Suyudi Ario Seto Gantikan sebagai Kapolri

01 Oktober 2026
5

JAKARTA - Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bakal dilantik menjadi Kepala Staf Kepresidenan. Posisi yang ditinggalkannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia akan digantikan oleh Komjen Polisi Suyudi Ario Seto. Pernyataan tersebut disampaikan Listyo di Istana Kepresidenan Jakarta. Peralihan jabatan strategis ini menjadi perhatian publik pada Kamis, (1/10/2026). Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan rencana pelantikannya secara langsung.

“Ya katanya saya hari ini akan dilantik jadi KSP,” kata Listyo di kompleks Istana Kepresidenan.

Mantan Kapolri tersebut mengaku merasa mendapat kehormatan dengan penunjukan sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Jabatan tersebut merupakan amanah baru yang diberikan Presiden Prabowo Subianto. Listyo menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi lebih lanjut. Pengalaman panjang di kepolisian menjadi bekal penting. Dalam kesempatan itu, Listyo menekankan komitmennya untuk memberikan yang terbaik. Tak lama setelah Listyo Sigit Prabowo tiba di Istana, Komjen Suyudi Ario Seto juga merapat ke lokasi yang sama. Suyudi yang telah ditunjuk sebagai Kapolri baru langsung masuk ke Kompleks Istana. Kehadiran keduanya di waktu berdekatan menandakan proses transisi yang sedang berlangsung. Koordinasi antar pejabat terlihat berjalan lancar.

Pergantian posisi Kapolri dari Listyo Sigit Prabowo ke Suyudi Ario Seto telah mendapatkan persetujuan DPR sebelumnya. Kini, Listyo beralih ke jabatan Kepala Staf Kepresidenan. Transisi kepemimpinan di dua lembaga strategis berlangsung dalam waktu berdekatan. Stabilitas pemerintahan menjadi perhatian utama. Listyo Sigit Prabowo dikenal sebagai Kapolri yang memimpin Polri dalam beberapa tahun terakhir. Kini ia dipercaya mengisi posisi di Istana sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Peran baru tersebut menuntut kemampuan koordinasi dan pemahaman isu-isu strategis nasional. Pengalamannya dinilai relevan dengan tantangan yang ada. Suyudi Ario Seto sebagai pengganti di kursi Kapolri juga hadir di Istana pada hari yang sama. Kehadirannya memperkuat sinyal bahwa proses pelantikan kedua pejabat berlangsung beriringan. Publik menanti keputusan resmi dan jadwal pelantikan yang lebih rinci. Transisi diharapkan berjalan tertib.

Di Istana Kepresidenan, Listyo terlihat tenang saat memberikan keterangan kepada media. Ia tidak banyak mengulas detail, namun menegaskan kesiapan mengemban amanah baru. Ucapan “hari ini akan dilantik jadi KSP” menjadi konfirmasi awal. Seluruh rangkaian acara dipastikan sudah disiapkan. Kepala Staf Kepresidenan merupakan posisi strategis yang langsung berada di bawah Presiden. Listyo Sigit Prabowo akan berperan dalam memberikan dukungan staf dan koordinasi kebijakan. Jabatan tersebut membutuhkan kepercayaan tinggi dari kepala negara. Penunjukan ini menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian sebelumnya.

Suyudi Ario Seto yang baru saja mendapatkan persetujuan DPR sebagai calon Kapolri juga memulai langkah formal di Istana. Kehadirannya yang langsung masuk ke kompleks menunjukkan urgensi proses pelantikan. Kedua pejabat tinggi negara berada di lokasi yang sama dalam waktu berdekatan. Momen tersebut menjadi dokumentasi penting transisi. Listyo kembali menekankan bahwa penunjukan ini merupakan kehormatan. Ia siap memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Sikap rendah hati dan profesionalisme ditunjukkan di hadapan media. Dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto menjadi komitmen yang disampaikan.

Proses pergantian Kapolri dan pengisian posisi Kepala Staf Kepresidenan berlangsung dalam satu rangkaian. Listyo meninggalkan kursi Kapolri dengan rekam jejak yang telah ditorehkan. Suyudi Ario Seto bersiap membawa kepemimpinan baru di tubuh Polri. Kedua transisi ini menjadi sorotan utama di hari yang sama. Dengan kehadiran Listyo dan Suyudi di Istana, proses formal semakin mendekati tahap akhir. Pelantikan Listyo sebagai Kepala Staf Kepresidenan dijadwalkan berlangsung hari ini. Sementara Suyudi menunggu tahapan serupa sebagai Kapolri. Publik menanti pengumuman resmi dari Istana.

Tag

Memuat tag berita...