Memuat berita

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, La Albiceleste Tutup Perpisahan dengan Kemenangan 3-0 atas Benin

07 Oktober 2026
3

Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dengan cara yang sempurna. La Albiceleste meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Benin dalam laga perpisahan Messi di Stadion Monumental, Rabu (7/10).

Pertandingan tersebut menjadi salah satu momen paling emosional bagi sepak bola Argentina. Setelah bertahun-tahun menjadi pusat permainan sekaligus simbol kebangkitan La Albiceleste, Messi akhirnya menjalani pertandingan terakhirnya bersama tim nasional di hadapan publik Argentina.

Kemenangan atas Benin pun terasa semakin istimewa karena Messi tidak sekadar tampil sebagai kapten. Pemain yang telah mengukir sejarah panjang bersama Argentina itu turut memberikan kontribusi langsung terhadap seluruh gol yang tercipta.

Argentina harus menunggu hingga babak kedua untuk memecah kebuntuan. Memasuki menit ke-48, Nicolas Otamendi membawa Argentina unggul 1-0 melalui sebuah tendangan voli kaki kanan.

Gol tersebut lahir dari situasi bola mati. Messi mengambil tendangan sudut dan mengirimkan umpan akurat ke area pertahanan Benin. Otamendi kemudian menyambut bola tersebut dengan tendangan voli yang tidak mampu dihentikan pertahanan lawan.

Keunggulan Argentina membuat permainan La Albiceleste semakin berkembang. Benin berusaha menjaga pertahanan, tetapi tekanan Argentina terus meningkat seiring berjalannya pertandingan.

Pada menit ke-61, Argentina akhirnya menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Kali ini giliran Nico Paz yang mencatatkan namanya di papan skor.

Lagi-lagi, Messi menjadi aktor penting di balik terciptanya gol. Umpannya membuka ruang bagi Nico Paz untuk menyelesaikan peluang dan membawa Argentina semakin jauh meninggalkan Benin.

Dua assist Messi membuat laga perpisahan tersebut terasa semakin spesial. Pemain berusia 39 tahun itu menunjukkan bahwa sentuhan dan visi bermainnya masih menjadi salah satu senjata utama Argentina.

Argentina kemudian mendapatkan kesempatan memperbesar keunggulan setelah Agustin Giay dijegal Tamimou Ouorou di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah pada menit ke-68.

Messi maju sebagai eksekutor.

Stadion Monumental pun menanti momen yang sangat mungkin menjadi salah satu penalti terakhir Messi bersama Argentina. Dengan ketenangan yang menjadi ciri khasnya, Messi menjalankan tugas tersebut dengan sempurna.

Bola bersarang di gawang Benin dan mengubah skor menjadi 3-0.

Gol tersebut sekaligus melengkapi malam perpisahan Messi dengan cara yang nyaris sempurna. Ia terlibat langsung dalam seluruh gol Argentina, mencatatkan dua assist dan satu gol dari titik penalti.

Bagi Argentina, kemenangan ini bukan hanya tentang tambahan hasil positif. Pertandingan melawan Benin menjadi penanda berakhirnya sebuah era yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Messi telah melewati perjalanan panjang bersama Timnas Argentina, dari berbagai kegagalan di turnamen besar hingga akhirnya mencapai puncak kejayaan. Bersama La Albiceleste, ia berhasil memenangkan Copa America dan kemudian mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kini, perjalanan internasionalnya memasuki babak terakhir.

Keputusan Messi untuk mengakhiri kiprahnya di level internasional membuat pertandingan melawan Benin memiliki arti khusus bagi para pendukung Argentina. Stadion Monumental menjadi saksi ketika sang kapten mengucapkan salam perpisahan kepada tim yang telah menjadi bagian terbesar dalam perjalanan kariernya.

Kemenangan 3-0 menjadi penutup yang indah. Messi meninggalkan lapangan dengan catatan kontribusi langsung terhadap tiga gol Argentina dan sebuah kenangan yang akan sulit dilupakan oleh publik sepak bola Argentina.

Dari kegagalan menuju kejayaan, dari kritik menuju pengakuan, perjalanan Messi bersama Argentina akhirnya ditutup dengan sebuah malam penuh perayaan.

La Albiceleste menang 3-0. Messi mencetak satu gol dan memberikan dua assist. Namun lebih dari sekadar statistik, laga tersebut menjadi simbol berakhirnya perjalanan seorang legenda bersama tim nasional.

Stadion Monumental tidak hanya menjadi tempat Argentina meraih kemenangan atas Benin. Malam itu juga menjadi panggung perpisahan bagi Lionel Messi—pemain yang selama hampir dua dekade menjadi wajah sepak bola Argentina dan membawa negaranya merasakan kembali kejayaan di panggung dunia.

Tag

Memuat tag berita...