Memuat berita

Ledakan Gas Robohkan Rumah Tiga Lantai di Medan, Enam Orang Jadi Korban

21 Juli 2026
4

Medan – Suasana di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, mendadak panik setelah sebuah ledakan besar terjadi di salah satu rumah warga pada Senin (20/7/2026). Ledakan tersebut menyebabkan bangunan rumah bertingkat tiga roboh dan menimbulkan sejumlah korban luka. Peristiwa terjadi ketika aktivitas renovasi bangunan sedang berlangsung. Dentuman keras membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus membantu proses pertolongan terhadap para korban yang terdampak.

Berdasarkan penyelidikan awal, ledakan diduga dipicu oleh kebocoran jaringan instalasi gas tanam yang berada di area rumah tersebut. Gas yang diduga terakumulasi kemudian memicu ledakan hingga menyebabkan struktur bangunan tidak mampu bertahan dan runtuh. Akibat kejadian tersebut, sedikitnya enam orang menjadi korban. Dua orang berhasil dievakuasi oleh petugas dalam kondisi mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, empat orang lainnya dilaporkan masih berada di bawah reruntuhan material bangunan. Tim gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dengan hati-hati untuk mencari dan menyelamatkan para korban yang masih terjebak.

Petugas dari berbagai unsur dikerahkan ke lokasi, termasuk tim penyelamat dan aparat terkait, untuk melakukan pencarian, pengamanan area, serta memastikan tidak ada risiko lanjutan akibat kerusakan bangunan maupun potensi kebocoran gas. Kondisi rumah yang mengalami kerusakan parah membuat proses evakuasi berlangsung penuh kehati-hatian. Material bangunan yang roboh harus disingkirkan secara bertahap agar tidak membahayakan korban maupun petugas di lapangan.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan. Selain dugaan kebocoran instalasi gas, pemeriksaan teknis terhadap kondisi bangunan dan sistem instalasi juga dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan. Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di kawasan permukiman padat aktivitas. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi instalasi gas, terutama saat melakukan renovasi atau perubahan struktur bangunan. Proses penanganan dan pendataan korban masih terus berlangsung. Informasi mengenai kondisi korban maupun hasil penyelidikan lanjutan akan disampaikan setelah proses di lapangan selesai dilakukan.

Tag

Memuat tag berita...