Jakarta — Komisi X DPR RI menegaskan komitmennya untuk memperkuat anggaran Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung optimalisasi program literasi nasional, digitalisasi koleksi, pelestarian naskah kuno, serta perluasan layanan perpustakaan hingga ke seluruh pelosok Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan pihak Perpusnas baru-baru ini. Para anggota komisi menyoroti bahwa perpustakaan nasional memegang peran strategis dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat, yang menjadi salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz menyambut baik dukungan dari Komisi X DPR RI. Meski mengakui adanya penurunan anggaran pada tahun anggaran tertentu, ia tetap optimistis dengan berbagai dukungan yang diterima.
“Dukungan DPR, antusiasme masyarakat, dan semangat para pegiat literasi menjadi energi luar biasa bagi kami untuk terus menjalankan mandat negara meskipun anggaran mengalami penurunan,” ujar E. Aminudin Aziz.
Menurutnya, Perpusnas saat ini tengah gencar melakukan digitalisasi jutaan koleksi, termasuk naskah-naskah kuno yang menjadi warisan budaya bangsa. Program literasi nasional juga terus dikembangkan melalui layanan perpustakaan berbasis komunitas, perpustakaan keliling, serta platform digital yang dapat diakses masyarakat di daerah terpencil.
Komisi X DPR RI menekankan bahwa anggaran yang memadai bagi Perpusnas bukan sekadar alokasi dana, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dengan literasi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu melahirkan generasi yang kritis, kreatif, dan berdaya saing tinggi di era digital.
Beberapa program unggulan Perpusnas yang membutuhkan dukungan anggaran lebih besar antara lain: pembangunan infrastruktur perpustakaan daerah, peningkatan koleksi buku dan bahan pustaka, serta pengembangan teknologi informasi perpustakaan yang lebih inklusif. Selain itu, pelestarian naskah kuno dan manuskrip langka juga menjadi prioritas agar warisan intelektual leluhur tidak hilang ditelan zaman.
Dukungan Komisi X DPR RI ini diharapkan dapat mendorong pemerintah pusat untuk merealokasikan anggaran yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang. Dengan kolaborasi yang solid antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, program literasi nasional diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas dan merata.

