Memuat berita

Kisah Tiwi, Lulusan S2 Luar Negeri yang Memilih Pulang ke Desa dan Membangun Kampung Halaman di Kaki Gunung Rinjani

12 Juli 2026
7

Lombok Tengah

Keputusan itu mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Tiwi, pulang bukan berarti mundur. Baginya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di luar negeri akan jauh lebih bermakna apabila dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membesarkannya.

Alih-alih mengejar karier di pusat-pusat ekonomi, Tiwi memilih mengabdikan diri untuk membangun desanya. Ia berupaya menjadikan Desa Lantan sebagai ruang belajar yang terbuka bagi siapa saja, baik masyarakat lokal maupun para tamu yang datang untuk mengenal lebih dekat potensi desa. Melalui berbagai kegiatan edukasi, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan potensi lokal, Tiwi ingin menunjukkan bahwa desa juga dapat menjadi pusat lahirnya inovasi dan perubahan.

Desa Lantan yang berada di kawasan kaki Gunung Rinjani menyimpan beragam kekayaan alam, budaya, dan potensi sumber daya manusia. Dengan bekal pendidikan serta pengalaman yang diperolehnya selama menempuh studi di luar negeri, Tiwi berusaha menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan tanpa meninggalkan identitas lokal.

Langkah yang diambil Tiwi menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda. Di saat sebagian orang menganggap kesuksesan identik dengan bekerja di kota besar atau berkarier di luar negeri, ia justru membuktikan bahwa kontribusi besar juga dapat dimulai dari kampung halaman. Baginya, membangun desa bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia, membuka ruang kolaborasi, dan menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat.

Kisah Tiwi juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan seseorang tidak selalu diukur dari tempat ia bekerja atau tinggal. Ada nilai yang jauh lebih besar ketika ilmu pengetahuan, pengalaman, dan kesempatan yang dimiliki digunakan untuk memajukan daerah asal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui pilihannya untuk kembali ke Desa Lantan, Tiwi menunjukkan bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari kota-kota metropolitan. Justru dari desa yang mungkin belum banyak dikenal orang, semangat pengabdian dapat tumbuh dan menginspirasi banyak pihak. Kisahnya menjadi bukti bahwa membangun kampung halaman merupakan salah satu bentuk investasi sosial yang dampaknya dapat dirasakan lintas generasi.

Tag

Memuat tag berita...