Memuat berita

Kemenag Susun Materi Pendidikan Terkait Isu LGBTQ untuk Kurikulum Sekolah, Mulai Dikaji untuk Siswa SD Kelas IV

24 Juli 2026
39

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyusun materi pendidikan terkait isu LGBTQ yang direncanakan masuk dalam bahan pembelajaran di sekolah. Penyusunan materi tersebut dilakukan sebagai bagian dari kebijakan pemerintah yang mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafii menjelaskan, materi tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum menjadi bahan ajar yang diterapkan secara resmi di sekolah. Menurutnya, pembahasan mengenai isu LGBTQ dalam konteks pendidikan tidak dimaksudkan untuk menyasar atau mendiskriminasi individu tertentu, melainkan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang sedang dipersiapkan.

“Ini bukan untuk menargetkan individu, tetapi bagian dari kebijakan pemerintah yang sedang disusun,” ujar Muhammad Syafii.

Muhammad Syafii menyebut materi tersebut rencananya akan mulai diperkenalkan kepada peserta didik sejak tingkat kelas IV sekolah dasar. Namun, konsep dan pendekatan pembelajarannya masih dalam proses penyusunan oleh pihak terkait. Pemerintah masih melakukan kajian agar materi yang disiapkan dapat disampaikan sesuai dengan tingkat usia dan perkembangan psikologis peserta didik. Penyusunan bahan ajar juga akan mempertimbangkan aspek pendidikan, nilai sosial, serta kebijakan nasional yang berlaku.

Kemenag menilai pendidikan di sekolah tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, nilai, dan pemahaman peserta didik terhadap berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat. Melalui materi yang sedang dirancang, pemerintah berharap siswa mendapatkan pemahaman yang sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional. Namun, detail mengenai isi materi, metode penyampaian, serta bentuk implementasinya masih menunggu penyelesaian proses penyusunan dan pembahasan lebih lanjut.

Hingga kini, Kemenag masih melakukan penyempurnaan terhadap materi tersebut sebelum diterapkan dalam sistem pembelajaran. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa materi yang disampaikan kepada siswa memiliki pendekatan edukatif dan sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Rencana masuknya materi terkait isu LGBTQ ke dalam kurikulum sekolah menjadi perhatian publik karena menyangkut isu sosial yang memiliki beragam pandangan di masyarakat. Kemenag menegaskan proses penyusunan akan dilakukan secara hati-hati agar kebijakan pendidikan yang dihasilkan dapat berjalan sesuai tujuan pemerintah.

Tag

Memuat tag berita...