Memuat berita

Hari Kelima Penanganan Gempa NTT, Pemerintah Kirim Total 253 Ton Bantuan Logistik

22 Agustus 2026
3

JAKARTA — Pemerintah terus mempercepat distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga memasuki hari kelima penanganan bencana, total bantuan logistik yang telah diangkut ke wilayah terdampak mencapai sekitar 253 ton.

Pengiriman dilakukan secara bertahap untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat di sejumlah wilayah terdampak dapat segera terpenuhi. Pemerintah juga mengerahkan armada TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk mempercepat mobilisasi bantuan menuju wilayah yang membutuhkan.

Pada 19 Agustus 2026 pukul 04.00 WIB

65 ton bantuan logistik

Pengiriman bantuan dilakukan sebagai bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto agar penanganan dampak gempa dipercepat, terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak langsung bencana.

Logistik yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, mulai dari makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, hingga kebutuhan darurat lainnya

Setibanya di wilayah NTT, bantuan tidak langsung berhenti di satu titik. Logistik dikonsolidasikan melalui sejumlah posko utama sebelum diteruskan ke wilayah-wilayah yang terdampak.

Labuan Bajo dan Maumere

Distribusi bantuan menjadi salah satu tantangan penting dalam penanganan bencana, terutama ketika kondisi geografis dan akses menuju sejumlah wilayah terdampak tidak mudah dilalui. Karena itu, penggunaan pesawat militer menjadi salah satu pilihan untuk mempercepat mobilisasi logistik dalam jumlah besar.

Tambahan 65 ton bantuan yang diberangkatkan pada 19 Agustus menambah akumulasi logistik yang telah dikirim pemerintah selama lima hari penanganan. Dengan total sekitar 253 ton, pemerintah berupaya menjaga ketersediaan kebutuhan dasar bagi masyarakat selama masa tanggap darurat.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal maupun mereka yang masih mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan sehari-hari akibat dampak gempa.

Selain memastikan pasokan makanan dan kebutuhan dasar, pengiriman perlengkapan kesehatan dan tenda juga menjadi bagian penting dari respons bencana. Keduanya dibutuhkan untuk mendukung pelayanan bagi warga terdampak serta menyediakan tempat berlindung sementara.

Pemerintah menyatakan distribusi dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan. Dengan mekanisme tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau wilayah terdampak secara lebih merata dan tidak hanya terpusat di daerah yang memiliki akses transportasi lebih mudah.

Percepatan distribusi logistik menjadi semakin penting pada masa awal pascabencana. Kebutuhan masyarakat dapat berubah dengan cepat, sementara sejumlah wilayah mungkin menghadapi keterbatasan akses akibat kerusakan infrastruktur maupun kondisi geografis.

Dengan total sekitar 253 ton logistik yang telah diangkut hingga hari kelima penanganan, pemerintah terus mengupayakan agar bantuan tidak berhenti di posko utama, tetapi segera diteruskan kepada masyarakat terdampak di berbagai wilayah Flores. Pengiriman melalui armada TNI AU menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi darurat.

Tag

Memuat tag berita...