Memuat berita

Betrand Peto Diperiksa 9 Jam di Polda Metro Jaya Terkait Laporan Dugaan PPKS

09 Oktober 2026
4

Betrand Peto yang akrab disapa Onyo menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan pelanggaran Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual. Pemeriksaan dilakukan di Polda Metro Jaya pada Kamis (8/10/2026). Proses berlangsung dari sekitar pukul 13.00 WIB hingga 22.00 WIB. Durasi pemeriksaan yang cukup panjang menunjukkan pendalaman yang dilakukan penyidik. Pengacara Onyo, Timothy Ezra, memberikan keterangan usai pemeriksaan. Ia mengatakan kliennya mendapat sebanyak 55 pertanyaan dari penyidik. Pertanyaan tersebut mencakup rangkaian kejadian sebelum, saat, hingga setelah peristiwa yang dilaporkan. Seluruh kronologi menjadi fokus dalam proses klarifikasi.

Timothy menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan terdapat sejumlah keterangan yang dibantah oleh Onyo. Di sisi lain, ada pula keterangan yang disetujui oleh kliennya. Perkara ini masih berada dalam tahap klarifikasi. Belum ada peningkatan status ke tahap penyidikan. Salah satu poin yang disebut perlu diluruskan berkaitan dengan dugaan konsumsi minuman beralkohol. Timothy menyampaikan adanya perbedaan pemahaman dalam keterangan. Perbedaan tersebut berkaitan dengan definisi mengenai aktivitas minum dan mabuk. Klarifikasi atas poin ini menjadi bagian dari pemeriksaan. Onyo sendiri menyampaikan sikap terkait aktivitas profesinya. Untuk sementara waktu, ia memilih menghentikan kegiatan syuting. Keputusan tersebut telah dikomunikasikan dengan pihak manajemen. Ia ingin fokus menghadapi persoalan hukum yang sedang berjalan.

Pemeriksaan selama sembilan jam di Polda Metro Jaya menjadi langkah awal penanganan laporan. Onyo memenuhi panggilan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dijalani. Kehadirannya menunjukkan kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku. Pendampingan kuasa hukum berlangsung sepanjang pemeriksaan. Timothy Ezra menekankan bahwa status perkara masih klarifikasi. Hal ini berarti penyidik masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Belum ada penetapan tersangka atau peningkatan status hukum. Proses masih berlangsung sesuai mekanisme yang ada.

Dengan 55 pertanyaan yang diajukan, penyidik berupaya mendapatkan gambaran lengkap. Rangkaian kejadian sebelum, selama, dan setelah peristiwa menjadi materi utama. Onyo memberikan jawaban atas seluruh pertanyaan tersebut. Beberapa poin disepakati, sementara yang lain dibantah. Perbedaan keterangan soal konsumsi alkohol menjadi salah satu yang disorot. Timothy menjelaskan bahwa isu tersebut berkaitan dengan definisi. Apa yang dimaksud dengan aktivitas minum dan kondisi mabuk menjadi perdebatan dalam keterangan. Klarifikasi lebih lanjut masih mungkin dilakukan.

Keputusan Onyo untuk menghentikan syuting menunjukkan prioritas yang dipilih. Ia ingin memberikan perhatian penuh pada proses hukum. Manajemen mendukung langkah tersebut agar klien dapat fokus. Aktivitas profesional sementara dihentikan hingga ada kejelasan. Polda Metro Jaya menjadi lokasi pemeriksaan resmi. Laporan dugaan pelanggaran PPKS ditangani sesuai prosedur yang berlaku. Kehadiran kuasa hukum memastikan hak-hak terperiksa terlindungi. Proses berjalan dalam koridor hukum yang sah.

Timothy Ezra sebagai pengacara memberikan penjelasan terbatas usai pemeriksaan. Ia tidak membuka seluruh detail keterangan yang diberikan klien. Yang disampaikan hanya gambaran umum mengenai jumlah pertanyaan dan status perkara. Kehati-hatian dijaga agar tidak mengganggu proses. Dengan masih berada di tahap klarifikasi, kemungkinan pemeriksaan lanjutan terbuka. Penyidik dapat memanggil pihak-pihak terkait lainnya. Onyo dan tim hukumnya siap mengikuti seluruh proses. Transparansi dan keadilan menjadi harapan semua pihak. Penghentian sementara aktivitas syuting menjadi konsekuensi yang diambil Onyo. Fokus pada penyelesaian persoalan hukum menjadi pilihan utama. Manajemen telah menerima keputusan tersebut. Publik diharapkan menghormati proses yang sedang berjalan.

Tag

Memuat tag berita...