Memuat berita

Koperasi Bangkit Jadi Kekuatan Ekonomi Strategis: Menteri Ferry Juliantono Umumkan Era Baru Gerakan Koperasi

13 Juli 2026
3

Jakarta — Pemerintah Indonesia semakin serius memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian nasional. Hal tersebut disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam peringatan Hari Koperasi Nasional yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Ferry Juliantono menegaskan bahwa koperasi kini tidak lagi hanya bergerak di sektor simpan pinjam konvensional. Koperasi telah diperbolehkan mengelola berbagai sektor strategis yang selama ini didominasi korporasi besar, mulai dari pengelolaan sumur minyak rakyat (idle well), pertambangan mineral, hingga pendirian pabrik kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO). “Koperasi bukan lagi sekadar lembaga keuangan mikro. Kami dorong mereka masuk ke sektor-sektor strategis yang berdampak besar bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Ferry Juliantono.

Menteri Ferry juga mengumumkan dua proyek konkret yang akan diresmikan pada Agustus 2026. Pertama, pabrik CPO milik koperasi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Kedua, pembangkit listrik tenaga surya yang dikelola koperasi di Kepulauan Riau. Kedua proyek tersebut diharapkan menjadi bukti nyata bahwa koperasi mampu bersaing dan berkontribusi dalam sektor bernilai tinggi serta mendukung transisi energi hijau.

Selain proyek fisik, pemerintah tengah menyiapkan Undang-Undang Perkoperasian yang baru. UU tersebut diharapkan menjadi landasan hukum yang lebih kuat dan modern untuk melindungi serta memberdayakan gerakan koperasi di seluruh Indonesia.

“UU baru ini akan menjadi payung hukum yang komprehensif, sehingga koperasi memiliki kepastian usaha dan perlindungan yang lebih baik,” tambah Ferry.

Ferry Juliantono menyatakan harapannya agar berbagai langkah ini dapat menghidupkan kembali perekonomian desa. Dengan koperasi yang kuat, perputaran uang di daerah akan semakin meningkat, mengurangi ketimpangan ekonomi, serta mengembalikan koperasi ke posisinya sebagai sokoguru perekonomian nasional — sesuai semangat yang dicetuskan para pendiri bangsa.

“Koperasi adalah ekonomi kerakyatan. Saat koperasi maju, desa-desa maju, dan Indonesia pun semakin kuat,” tegasnya.

Peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini mengusung semangat kebangkitan koperasi di tengah tantangan ekonomi global. Ribuan pelaku koperasi dari berbagai daerah hadir memenuhi Indonesia Arena, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap transformasi yang sedang berlangsung.

Dengan kebijakan yang semakin inklusif dan dukungan infrastruktur yang nyata, koperasi Indonesia diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi pemain utama dalam pembangunan ekonomi yang berkeadilan.

Tag

Memuat tag berita...